Pemerintah Siap Kasih Diskon Harga Bahan Baku Industri Batik

Pemerintah Siap Kasih Diskon Harga Bahan Baku Industri Batik

Melonjaknya harga bahan baku kapas yang berdampak pada pelaku industri kecil dan menengah (IKM) akan disikapi oleh pemerintah melalui program subsidi harga pembelian bahan baku industri perbatikan. Setidaknya jika harga kapas terus melonjak hingga 2011 pemerintah berjanji akan memberikan fasilitas diskon harga pembelian.

"Saya akan mengusulkan untuk menyiapkan anggaran untuk memberikan diskon pada bahan baku tertentu," kata Menteri Perindustrian MS Hidayat di kantornya, Jakarta, Selasa (30/11/2010).

Hidayat mengatakan cara ini bisa menjadi solusi bagi para pelaku industri kecil dan menengah (IKM) di tengah lonjakan harga bahan baku seperti kapas. Selama ini industri batik menjadi industri yang memiliki nilai tambah yang tinggi.

"Kalau tidak diantisipasi, industri kreatif tak optimal," katanya.

Belakangan ini harga kapas dua bulan terakhir terus merayap naik dari kurang lebih US$ 1,5 per kg menjadi US$ 2,8 per kg.

Hal ini telah berdampak pada produk turunan kapas seperti benang, kain, dan produk jadi. Selain itu, perajin batik juga mengalami kendala kenaikan dan suplai gondorukem sebagai bahan baku malam (lilin) batik.

Hidayat juga mengatakan untuk melindungi industri batik, pihaknya telah mengajukan agar produk batik cap dan tulis memiliki harmonized system (HS) agar dibedakan dengan tekstil secara umum.

"Kementerian Perindustrian telah mengusulkan kepada tim tarif nasional agar menerbitkan nomenklatur HS pada buku tarif bea masuk Indonesia (BTBMI) batik tulis dan batik cap pada setiap komoditi tekstil," katanya.

Share:

Postingan Terkait:

Kirim Komentar

Fasilitas komentar tidak disertakan.